CINCIN NABI SULAIMAN (2007)
Bismillahirrahmanirrahim Assalamu’alaikum wrt.
Aku mengalami mimpi ini pada bulan Oktober atau November 2007. Dalam mimpi ini aku sedang berada di rumahku dan tiba-tiba terpadamnya bekalan elektrik mula terjadi. Pemadaman bekalan elektrik terjadi cukup lama dan ketika elektrik menyala, ia hanya terjadi sekejap saja dan kemudian terpadam semula.
Semua
orang menjadi bimbang, bagaimana kita boleh menjalani hidup seperti
ini? Kemudian kami mengetahui bahwa generator elektriknya rosak dan
kerajaan tidak mempunyai wang untuk memperbaiki generator itu. Jadi
seperti inilah sisa hidup kami.
Seperti inilah hari-hari yang
kami lalui dan dari hari ke hari hidup kami semakin sukar. Orang-orang
menjadi semakin bengang. Kemudian pada satu malam aku berkata: "Apa
gunanya hidup seperti ini? Seperti hidup di zaman tenaga elektrik belum
wujud. Aku mesti pergi keluar dan mencari cahaya daripada hanya
duduk-duduk saja".
Aku menyebut nama Allahﷻ dan mula
meninggalkan rumah dalam kegelapan malam dengan hanya membawa sebuah
obor kecil. Aku berjalan dan terus berjalan sampai aku meninggalkan
bandar dan hanya kegelapan yang ada di setiap tempat.
Lalu
aku mula berfikir, kemana aku harus berjalan kerana aku tidak
mengetahui. Kemudian aku memohon kepada Allahﷻ agar memilih jalan
untukku dan membawaku ke sebuah tempat yang ada cahayanya.
Setelah
berjalan sangat jauh, aku melihat sebuah tempat yang diterangi api.
Aku merasa senang kerana sekurang-kurangnya aku sudah melihat cahaya.
Aku mula berjalan dengan cepat ke arah cahaya itu.
Ketika
aku mendekatinya, ternyata itu adalah bangunan 15 atau 20 tingkat.
Bangunan itu bercahaya dengan api. Aku sangat kagum dan berkata bahwa
aku belum pernah mendengar atau melihat bangunan seperti ini. Aku
berkata, "Tidak ada masalah, kerana yang aku perlukan hanyalah cahaya".
Aku
masuk ke dalam bangunan itu dan di dalamnya ada sebuah dewan besar.
Bangunan ini nampak seperti sebuah restoran dan orang-orang sedang duduk
dan makan di sana. Di dalamnya ada pelita api di mana-mana sebagai
pencahayaan. Ada bau ganjil di setiap tempat.
Dari
kejauhan aku melihat sebuah kedai dan tangga, kemudian aku mula menuju
ke tangga. Ketika aku menuju ke tangga, aku tidak melihat sesiapa pun,
tetapi ketika aku sedang berjalan, aku melihat mereka dan terkejut.
Aku
berkata: 'Siapakah mereka ini? Mereka tidak terlihat seperti manusia
bagiku". Kepalanya besar, wajahnya ganjil dan menakutkan.
Kemudian
aku memerhatikan mereka semua dengan teliti dan terlihat bahwa mereka
bukanlah manusia, mereka semua nampak menakutkan. Aku belum pernah
melihat makhluk seperti ini sebelumnya.
Aku berkata:
"Qasim, mereka hanya menyalakan api dan bau mereka juga ganjil. Mereka
pasti jin (makhluk yang terbuat dari api). Aku berkata bahawa, jika
mereka jin lalu kenapa mereka tidak melihat, menangkap dan menendangku
keluar dari pintu.
Kemudian aku berkata, mungkin kerana
keberkahan Allah ﷻ bersamaku. Inilah yang membuatkan mereka tidak dapat
melihatku, kerana aku pergi dengan menaruh kepercayaanku hanya kepada
Allahﷻ.
Aku segera menaiki tangga dan menaiki tingkat 2. Ada
bilik di sana dan ada juga jin. Kemudian aku naik ke tingkat 3 dan
akhirnya sampai ke tingkat paling atas. Aku juga melihat ada jin di
sana, tetapi dengan rahmat Allah ﷻ tidak ada jin yang melihatku.
Di
tingkat paling atas ada sebuah dewan besar dan ada juga bilik kecil
yang dijaga oleh seekor jin besar. Aku berkata pada diriku sendiri "Jin
ini pasti memiliki sesuatu yang berharga di ruangan itu"
Aku
mendekati bilik itu dengan perlahan dan membuka pintu lalu masuk ke
dalam. Di dalam ruangan itu ada sebuah meja yang di atasnya ada sebuah
kotak kecil. Aku mengambil kotak itu dengan cepat dan terus keluar.
Dengan
rahmat Allahﷻ tidak ada jin yang dapat melihatku dan aku meninggalkan
bangunan itu. Aku sangat gembira kerana Allah ﷻ telah menyelamatkanku,
jika tidak, jin-jin ini tidak akan melepasku. Lalu aku berkata,
setidaknya aku telah mendapatkan sesuatu.
Sekali
lagi, aku mula menyebut nama Allahﷻ dan memohon kepada Allahﷻ, "Ya
Allah, kali ini bawalah aku ke tempat yang lebih baik. Selepas berjalan
cukup jauh, aku melihat lagi sebuah tempat yang bercahaya. Kali ini
cahayanya terang benderang dan terlihat sangat terang dan murni.
Sekali
lagi aku mula berjalan dengan tergesa-gesa. Ketika aku semakin dekat,
aku melihat sebuah bangunan megah yang sangat indah dan dipenuhi dengan
cahaya. Aku berkata bahwa Allahﷻ telah mendengar doaku dan membawaku ke
sebuah tempat yang bahkan tidak dapat aku bayangkan.
Aku
berkata: "Tidak ada yang dapat melihatku di bangunan ini dan pasti ada
harta karun di tingkat paling atas yang boleh aku bawa dan setelah itu
segera tinggalkan tempat ini".
Setelah berkata demikian, aku
lalu memasuki bangunan itu. Ketika aku berada di dalam, aku melihat
bahawa sebenarnya bangunan ini adalah bangunan megah yang sangat
mengagumkan. Bahagian dalamnya penuh dengan dekorasi di setiap tempat.
Dari
jauh, aku melihat ada sebuah lift. Disebelah kirinya, aku melihat ada
kaunter dan berkata: "Tidak ada yang dapat melihatku di sini dan aku
mulai bergegas menuju ke lift, tetapi seseorang memanggilku dari
belakang "Qasim, tunggu sebentar".
Langkahku terhenti di
situ, aku terkejut, bimbang dan terdiam di situ. Aku berkata: "Aku
fikir tidak ada yang dapat melihatku dan aku akan mengambil harta itu
kemudian lari dari sini. Tetapi seseorang telah melihatku dan dia bahkan
tahu namaku juga.
Aku menjadi sedikit takut dan ketika aku
berpaling, aku melihat Nabi Sulaiman AS berdiri di dekat gerai. Aku
terkejut melihat Nabi Sulaiman AS, apa yang dilakukan Nabi Sulaiman AS
di sini?
Nabi Sulaiman AS berkata: "Mari sini". Nabi
Sulaiman AS mengenakan pakaian putih yang sangat indah dan sempurna.
Ketika pandanganku tertumpu kepada wajah Sulaiman AS, mataku terpaku,
aku sangat kagum dengan ketampanannya. Aku tidak percaya bahwa
seseorang boleh setampan itu.
Ketika aku melihat wajahnya, aku
tidak menemukan kekurangan sedikit pun, bentuk wajahnya, kromatisitinya
(cahaya murni yang terpancar), rambut hitam gelapnya seperti air akan
mengalir dari rambutnya. Matanya seolah-olah Allahﷻ memenuhinya dengan
seluruh air murni di dunia.
Nabi Sulaiman AS bertanya
kepadaku "Qasim, dari mana kamu mendapatkan kotak itu?" Ketika nabi
Sulaiman AS berbicara, aku dapat melihat mawar, mutiara, dan daun bunga
lainnya keluar dari mulutnya. Aku berkata pada beliau bahwa kotak ini
berada di sebuah bangunan yang diterangi api dan ada jin yang tinggal di
sana.
Nabi Sulaiman AS terkejut dan bertanya kepadaku:
"Apakah jin tidak melihatmu? Aku berkata: "Tidak, mereka tidak
melihatku " dan aku juga terkejut, tetapi Allahﷻ melindungiku dengan
rahmat-Nya.
Nabi Sulaiman AS berkata bahawa tidak diragukan
lagi, Allah ﷻ adalah sebaik-baik pelindung . Aku terus menatap Nabi
Sulaiman AS dan berfikir bahwa Allahﷻ menciptakan langit dan bumi dalam 6
hari 6 malam, tetapi Sulaiman AS pasti diciptakan dalam satu abad.
Allahﷻ
menjadikan segala sesuatu dalam diri Sulaiman AS sempurna dan tidak ada
kekurangan dalam dirinya. Semua nabi Allahﷻ adalah suci dan ketampanan
Sulaiman AS sangat hebat maka betapa pula tampannya nabi Muhammad SAW.
Nabi
Sulaiman AS berkata kepadaku: "Qasim, ada cincin di dalam kotak itu,
simpan cincin itu dan berikan kotaknya kepadaku karena kotak itu tidak
berguna untukmu. Aku akan mengembalikannya ke tempat di mana kamu
mengambilnya.
Jin itu sangat jahat, jika mereka mengetahui
bahwa kotak itu telah hilang, maka mereka akan mengejarmu. Jika kamu
tidak mengembalikan cincin dan kotak ini kepada mereka, mereka tidak
akan melepaskanmu".
Lalu aku berkata kepada Nabi Sulaiman
AS: "Bagaimana jika jin membuka kotak itu dan mengetahui bahwa cincinnya
telah hilang? Nabi Sulaiman AS berkata: "Tidak, jin-jin itu tidak akan
membuka kotak itu sampai hari penghakiman, dan cincin ini akan tetap
bersamamu". Aku berkata: "Baik, jika menurut kamu itu masuk akal".
Nabi
Sulaiman AS berkata: "Sekarang, aku akan mengembalikan kotak ini, dan
melakukan satu urusan, datanglah semula esok pagi dan aku akan
menunjukkan cara menggunakan cincin ini". Aku berkata: "Baik, aku akan
datang esok pagi kepada mu". Nabi Sulaiman AS pergi dari situ dan aku
ditinggalkan di situ sambil terus memikirkannya.
Aku
katakan, tidak diragukan lagi bahwa semua Nabi Allah ﷻ adalah suci.
Hatiku dipenuhi kegembiraan setelah bertemu nabi Sulaiman AS. Selepas
pergi ke puncak bangunan, aku terus pulang ke rumah.
Dalam perjalanan pulang, aku meninggalkan tanda di jalan menuju bangunan tadi supaya aku dapat mengingati jalannya.
Setelah
sampai di rumah, aku merasa sangat malu kerana bertatap muka dengan
Nabi Sulaiman AS sambil menggunakan pakaian yang buruk. Kemudian aku
mengambil beberapa pakaian baru dan ketika tenaga elektrik menyala, aku
mulai menggosok pakaianku dan menyimpannya.
Di pagi hari, aku mandi, memakai baju baru dan meninggalkan rumahku. Aku akan bertemu dengan Nabi Sulaiman AS lagi hari ini.
Ketika
aku sampai di bangunan itu aku terus menuju ke kaunter tetapi aku tidak
melihat Nabi Sulaiman AS di mana-mana. Aku merasa bimbang, kerana Nabi
Sulaiman AS menyuruhku datang di pagi hari dan beliau akan mengajarku
cara menggunakan cincin itu. Tapi aku tidak melihatnya dimana-mana.
Tetapi
ada lelaki lain di sana, dia lalu bertanya: "Siapa kamu dan siapa yang
kamu cari? Saya mengatakan bahwa Nabi Sulaiman AS menyuruhku datang
hari ini dan aku sedang menunggunya.
Lelaki itu bertanya:
"Adakah namamu Qasim?'' aku berkata "Ya, namaku Qasim". Lelaki itu
berkata, "Sebentar, Nabi Sulaiman AS meninggalkan sebuah surat untukmu
dan baginda harus melakukan beberapa pekerjaan mendesak. Baginda
memberitahuku bahawa, ketika Qasim datang, berikan surat ini kepadanya.
Aku
membuka surat itu dan melihat ada arahan tentang cara menggunakan
cincin itu di situ. Aku keluar dari bangunan dan dengan perlahan
membaca tulisan Nabi Sulaiman AS. Ada juga petunjuk tentang cara
mengendalikan angin sehingga membuatku gembira.
Setelah
membaca surat itu, aku katakan bahawa aku akan memperbaiki generator
elektrik dengan cincin ini dan dengan tenaga angin. Mesin generator
elektrik itu akan dapat bekerja dengan menggunakan angin. Bertan-tan
elektrik akan dapat dihasilkan dan negara ini dapat diselamatkan dari
kegelapan ini.
Aku kemudian menggunakan cincin dan
memerintahkan angin untuk menghantarku pulang dan anginlah yang
menghantarku pulang. Aku menjadi sangat gembira melihat semua ini kerana
Allah ﷻ menjawabku dan sekarang kegelapan ini akan segera berakhir.
Kemudian
aku membaca semua tulisan dalam surat itu dengan benar dan berlatih
cara menggunakan cincin itu. Lalu aku membakar surat itu sehingga jika
ada yang mengambil cincin ini dariku maka itu akan sia-sia bagi mereka.
Kerana tidak ada yang akan tahu bagaimana cara menggunakannya dan
rahsia ini akan tetap tersimpan di dalam dadaku, dan aku tidak akan
memberitahu sesiapa pun bahwa cincin ini adalah cincin khusus.
Dan mimpi itu berakhir di sana.
#MimpiBenar
-----------------------
Laman Web Rasmi :
🔎 http://muhammadqasimpk.com
🔎 http://divinedreams.co
-----------------------
LAMAN SOSIAL AL-QUDS
https://linktr.ee/alqudsofficials
Comments
Post a Comment