PENGENALAN TENTANG MUHAMMAD QASIM IBN ABD KARIM
Salah satu di antara ramai orang beriman yang
kami yakin dianugerahkan oleh Allah ﷻ dengan
mimpi yang benar di akhir zaman ini adalah seorang sunni yang berasal dari
Pakistan, lahir pada tahun 1976, bernama Muhammad Qasim bin Abdul Karim.
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum.
Namaku Muhammad Qasim, aku berasal dari Pakistan.
Allah ﷻ dan Nabi Muhammad ﷺ
memberitahuku di dalam mimpiku untuk menyebarkan mimpi-mimpiku kepada orang
lain dan itulah yang sedang aku lakukan, jadi jangan salahkan aku.
Rahmat Allah ﷻ adalah untuk semua orang dan untuk semua perkara. Aku hanya ingin
menjadi teman Allah ﷻ dan tidak lebih dari itu.
Cukuplah Allah ﷻ yang
menjadi penolongku.
Aku telah melihat mimpi-mimpi ini selama lebih
dari 23 tahun. Allah ﷻ datang ke dalam mimpiku lebih
dari 500 kali dan Nabi Muhammad ﷺ pula
lebih dari 280 kali.
Ketika aku berumur sekitar 12 atau 13 tahun,
Allah ﷻ dan Nabi Muhammad ﷺ
keduanya datang bersama di dalam mimpiku
untuk pertama kali.
Kemudian selepas itu pada tahun 1993 ketika aku
berumur 17 tahun, Allah ﷻ dan Nabi Muhammad ﷺ mula datang secara teratur dan terus menerus ke dalam mimpiku.
Dan sejak itu, Allah ﷻ dan Nabi Muhammad ﷺ terus
datang ke dalam mimpi-mimpiku.
Aku bersaksi bahawa Muhammad ﷺ adalah Rasul dan Nabi Allah yang terakhir.
Dan aku adalah sebahagian dari umat Nabi Muhammad
ﷺ dan aku bangga menjadi ummat Nabi Muhammad ﷺ.
Dalam mimpiku, Allah ﷻ dan Muhammad ﷺ
memimpinku ke jalan yang lurus.
Sejak tahun 2007, Allah ﷻ dan Muhammad ﷺ mula
mengajarkan aku tentang perkara-perkara yang mesti aku lakukan. Dan
perkara-perkara yang mesti aku jauhkan.
Sebahagian besar yang Allah ﷻ dan Muhammad ﷺ
perintahkan kepadaku adalah untuk menjauhi semua jenis dan bentuk syirik dan
mereka mengajarkanku bagaimana menjadi manusia yang baik.
Pada bulan April 2014, Allah ﷻ dan Muhammad ﷺ mula
memerintahkan aku di dalam mimpiku untuk menyebarkan mimpi-mimpiku kepada semua
orang. Dan kemudian aku mula menyebarkan mimpi-mimpiku kepada anggota keluarga,
rakan-rakan, dan beberapa orang lain.
Aku juga menyebarkan mimpi-mimpiku melalui email
ke website rasmi Tentera Pakistan dan website kerajaan Pakistan.
Juga kepada orang-orang terkenal dan pada website
rasmi negara-negara Islam. Tapi seperti tidak ada yang mempercayaiku atau
mimpiku.
Dan mereka semua mengabaikanku. Selepas itu, aku
berhenti menyebarkan mimpi-mimpiku.
Pada bulan Disember 2014 Nabi Muhammad ﷺ datang dua kali dalam mimpiku dalam satu malam.
Dan baginda berkata kepadaku, “Qasim, kau mesti
menyebarkan mimpi-mimpi ini kepada semua orang untuk menyelamatkan Pakistan dan
untuk menyelamatkan Islam.”
Aku menjadi keliru dan aku berkata kepada diri
sendiri bahawa aku telah menyebarkan mimpi-mimpiku kepada ramai orang.
Tetapi mereka tidak mempercayaiku. Apa lagi yang
boleh aku lakukan?
Kemudian Sekolah Peshawar diserang. Dan aku
memikirkan peristiwa itu.
Kemudian aku membuat keputusan untuk menyebarkan
mimpi-mimpiku di Internet.
Izinkan aku menjelaskan bahawa aku adalah orang
yang biasa dan tidak alim. Wajahku dicukur bersih (tanpa misai dan janggut).
Aku tidak berdoa secara teratur. Dan aku juga
tidak melakukan solat tahajjud. Aku hanya bercakap perkara yang benar dan aku
tidak berbohong.
Aku tidak tahu mengapa Allah ﷻ dan Nabi Muhammad ﷺ terus
datang dalam mimpi-mimpiku.
Pada tahun 1994, Allah ﷻ memberitahuku dari langit dan aku masih ingat kata-kata-Nya, “Qasim,
janji-janji yang telah Aku berikan kepadamu. Aku benar-benar akan memenuhinya.
Dan jika Aku gagal memenuhi janjiKu, maka Aku bukanlah Raja Seluruh Alam.”
Sejak hari itu, aku telah menunggu Allah ﷻ. Bilakah waktu janji-Nya akan tiba dan bila penantianku akan
berakhir? Aku tidak berputus asa dari rahmat Allah.
Setiap kali aku mula berputus asa maka Allah ﷻ atau Muhammad ﷺ akan
datang ke dalam mimpiku dan berkata, “Qasim janganlah berputus asa dari rahmat
Allah”, “Qasim bersabarlah, Allah tidak akan mensia-siakan pahala orang-orang
yang sabar”, “Dan Allah ﷻ adalah Perancang terbaik
segala urusan”.
Mereka memotivasiku dengan kata-kata seperti itu
sehingga aku menjadi bersemangat kembali.
Pada bulan Januari 2014, Allah ﷻ berkata kepadaku, “Qasim, Aku sudah mengujimu selama 20 tahun.”
“Aku ingin melihat apakah kau termasuk orang-orang yang berputus asa dari
Rahmat Allah atau tidak.”
Aku melihat mimpi ini di musim panas 2003, iaitu
Allah ﷻ berfirman,
“Qasim sebelum tiba saatnya janji-Ku datang, walaupun
jika kau mencelupkan tangan ke emas maka ia akan menjadi debu. Tapi apabila
janji-Ku telah tiba, walaupun jika kau mencelupkan tanganmu ke dalam debu maka
debu itu akan berubah menjadi emas dengan kehendak-Ku.”
Aku tidak pernah melihat zat Allah ﷻ di dalam mimpiku, aku hanya merasakan di dalam mimpiku, bahwa
Allah ﷻ berada di Arsyil Azhim-Nya (Singgahsana-Nya).
Dan suara-Nya turun dari sana atau aku melihat
Nur (cahaya) dan suaraNya berasal dari Nur itu. Atau Allah ﷻ berbicara denganku dari atas langit.
Dalam setiap mimpi aku merasakan Allah ﷻ lebih dekat daripada urat leherku.
Aku tidak pernah melihat wajah Nabi Muhammad ﷺ tapi aku boleh melihat tubuh beliau.
Dalam salah satu mimpi aku memeluk Nabi Muhammad ﷺ dan seluruh tubuhku bersaksi bahwa aku memeluk tubuh Nabi
Muhammad ﷺ.
Aku selalu bersalaman dengan Nabi Muhammad ﷺ dalam mimpiku. Dan tanganku bersaksi bahwa aku berjabat tangan
dengan tangan Nabi Muhammad ﷺ.
Pada bulan September 2015 dalam mimpi untuk
pertama kalinya dalam hidupku, aku melihat ke mata Nabi Muhammad ﷺ.
Ketika mataku menatap mata Nabi Muhammad ﷺ maka kedua mataku terpaku dan aku tidak boleh berpaling. Aku
merasa seolah-olah Allah ﷻ telah memenuhi mata beliau
dengan semua kalimat-Nya.
Itulah saat yang sangat luar biasa bagiku.
Aku telah melihat banyak Nabi lain dan para Rasul
di dalam mimpiku, tapi aku hanya pernah melihat wajah Nabi Sulaiman a.s.
Dan aku juga selalu melihat Isa a.s dalam
mimpi-mimpiku.
Dalam beberapa mimpi, aku melihat ketika seluruh
dunia telah menjadi damai, kemudian dajjal dari tempat lain akan datang dan
mencuba untuk menghancurkan kedamaian dunia.
Dalam satu mimpi, aku melihat Isa a.s turun dari
langit. Dan Ya'juj dan Ma'juj keluar lalu mereka menyebar ke seluruh bumi.
Aku bersama dengan sangat sedikit orang bergabung
dengan Isa a.s dan kemudian kami hidup bersama dengan Isa a.s.
Pada tahun 1993, ketika mimpi-mimpiku mula selalu
datang, aku membuat buku catatan mimpi dan aku selalu menulis mimpi-mimpiku di
dalam buku catatan itu.
Aku menulis perkara-perkara seperti berapa kali
aku melihat Allah dalam mimpiku dan berapa kali aku melihat Rasulullah ﷺ dalam mimpiku.
Tapi beberapa tahun yang lalu aku kehilangan buku
catatan itu ketika pindah. Jumlah mimpi-mimpiku ada lebih dari 800 dan aku
masih ingat banyak mimpi.
Bertahun-tahun yang lalu dalam sebuah mimpi,
Allah s.wt mengatakan kepadaku, “Qasim, sebelum tidur jangan pernah lupa
membaca Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq, dan Surah An-Naas (tiga surah terakhir
dalam Al Qur’an). Dan kemudian tidurlah agar syaitan menjauh darimu.”
Aku terus melakukan ini selama bertahun-tahun
terakhir.
Allah ﷻ
memberitahuku banyak perkara dalam banyak mimpi. Tapi Allah ﷻ tidak memberitahukan bila hari yang dijanjikan-Nya akan datang
dan aku telah menunggunya selama 20 tahun terakhir.
Telah begitu panjang perjalanan ini bagiku dan
aku masih menunggu Allah ﷻ, Aku tidak hilang harapan
selama 20 tahun terakhir.
Aku tidak tahu bila atau bagaimana aku akan
mencapai takdirku, Aku bahkan tidak tahu apa takdirku, hanya Allah ﷻ Yang Maha Mengetahui apa yang terbaik.
Allah ﷻ juga
mengatakan kepadaku, “Qasim, jika ada yang menyebut kamu pembohong. Katakan
kepadanya, "kamu datang dan aku akan datang juga dan kemudian kita akan
meminta laknat Allah dikenakan atas si pembohong.
Dan siapa pun yang menggunakan nama Allah ﷻ dan Muhammad ﷺ untuk
menyesatkan orang maka dia harus tetap di dalam api neraka selamanya dan laknat
Allah ﷻ adalah atas para pendusta, Aamiin.".
-----------------------
Laman Web Rasmi :
🔎 http://muhammadqasimpk.com
🔎 http://divinedreams.co
-----------------------
LAMAN SOSIAL AL-QUDS
https://linktr.ee/alqudsofficials
---------------------------------------
Comments
Post a Comment